Muhammad Kasuba

Menuju Kebersamaan Yang Adil: Refleksi Pemikiran Bupati Halmahera Selatan

Dicari: Birokrat Ideal

Posted on | June 11, 2008 | 42 Comments

Kabupaten Halmahera Selatan baru saja merayakan hari ulang tahunnya yang ke-5 kemarin. Dalam usianya yang sangat belia ini Alhamdulillah dengan perlahan-lahan kabupaten kepulauan ini berjalan maju dengan berbagai perubahan di berbagai bidang.


Ada satu hal yang menjadi perhatian saya ketika menjalankan program-program pembangunan di Halsel, yaitu kinerja birokrasi dalam mengimplementasikan berbagai kebijakan pemerintah, yang walaupun membaik masih belum mencapai standar kinerja yang saya harapkan. Sejak awal masa kerja sebagai bupati, saya telah mencoba berbagai cara untuk menaikkan kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan. Baik dengan pendekatan lemah lembut maupun dengan pendekatan yang tegas dan keras. Tahun pertama masa kerja saya gunakan untuk mempelajari karakter para pejabat eselon II, yang kemudian saya akhiri dengan melakukan rolling jabatan termasuk me-non-jobkan beberapa pejabat yang saya nilai tidak dapat mengimplementasikan visi dan misi pembangunan yang ingin saya wujudkan di Halmahera Selatan. Pada tahun 2007 yang merupakan tahun kedua masa bakti sebagai bupati, saya mulai melirik pembenahan kinerja di tingkat eselon III dan IV, karena kedua level ini sangat strategis dalam menerjemahkan kebijakan-kebijakan pemerintahan di lapangan. Apalagi pada tahun tersebut terjadi pemekaran wilayah dari 9 kecamatan menjadi 30 kecamatan, sehingga pemilihan camat yang mampu memimpin kecamatan-kecamatan baru menjadi suatu hal yang sangat penting. Di tahun ini juga saya mewajibkan setiap Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) untuk membuat target kinerja yang lebih kongkrit dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Walaupun begitu, masih saja ada hal-hal yang harus direformasi dari kinerja birokrat di Halmahera Selatan. Beberapa contoh yang dapat disampaikan di sini misalnya ada camat-camat yang bertugas di pulau-pulau di luar Bacan yang sering tidak berada di tempatnya. Yang di Makian dan Kayoa misalnya, masih lebih sering berada di Ternate, yang bertugas di dekat Bacan masih lebih sering berada di Labuha daripada di posnya. Ada juga kepala dinas yang seharusnya memberikan contoh yang baik mengenai disiplin kerja kepada bawahannya malah yang paling tidak disiplin. Di kalangan staf pun masih banyak yang belum melaksanakan tugasnya dengan baik. Di Indari saya menemui ada sekretaris kecamatan yang namanya dicoret dari papan nama pejabat kecamatan Bacan Barat, karena tidak pernah berada di tempat. Keadaan ini lah yang membuat saya kembali melakukan rolling jabatan pada awal tahun ini dengan membebastugaskan beberapa kepala dinas dari jabatannya dan menetapkan pelaksana tugas sambil mencari dan menyeleksi pejabat-pejabat yang berkompeten untuk mengisi posisi-posisi lowong tersebut.

Beberapa hal yang saya coba untuk terapkan pada tahun 2008 ini dalam memperbaiki kinerja birokrat adalah:

1. Membentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang bertugas melakukan pelelangan proyek-proyek APBD. Saya melihat dengan keberadaan ULP birokrat di dinas dan badan mestinya bisa lebih fokus untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi)-nya, karena sampai tahun lalu alasan sibuk dengan pengurusan proyek-proyek adalah alasan utama mereka melupakan tupoksinya. Dengan penyatuan segala urusan lelang proyek di ULP, maka seharusnya para birokrat bisa lebih memberikan perhatian pada tugas-tugas utamanya.

2. Setelah penyatuan urusan-urusan pelelangan proyek pembangunan, saya juga akan mencoba menerapkan sistem one stop service yang lebih dikenal dengan pelayanan satu atap untuk pengurusan perijinan di berbagai bidang. Masyarakat nantinya dapat mengurus segala perijinan mulai dari IMB sampai ijin-ijin kehutanan dan pertambangan di satu badan pelayanan saja, tanpa harus pergi ke berbagai dinas dan badan mengurusi berbagai macam perijinan yang dibutuhkan. Adanya pelayanan satu atap ini insya Allah juga akan mengurangi beban kerja dinas dan badan sehingga mereka bisa lebih fokus pada pekerjaan-pekerjaan penyusunan dan implementasi kebijakan-kebijakan pembangunan di lapangan.

3. Melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) untuk menilai kapasitas seorang pejabat dalam menduduki posisi-posisi di tingkat eselon II dan III. Dengan bantuan konsultan SDM saya ingin mengadakan uji kelayakan dan kepatutan ini dengan mengundang pejabat-pejabat yang dianggap berpotensi melakukan presentasi, diskusi dan debat bersama, serta kalau perlu melakukan tes ketahanan fisik menjelajah hutan dan gunung Halmahera Selatan yang masih cukup banyak. Insya Allah ini akan saya mulai dalam perjalanan Bulan Kunjungan dan Bakti Sosial berikutnya ke Obi dan kecamatan-kecamatan lain.

Itulah beberapa ide yang saya pikirkan saat ini untuk mencari birokrat ideal, yang bisa bisa bekerja cepat, penuh inisiatif, kreatif dan mandiri untuk mewujudkan perubahan mendasar bagi kemajuan Halmahera Selatan. Saya tidak akan berhenti menjalankan ide-ide baru sampai saya dapatkan birokrat ideal dalam jumlah yang cukup untuk menjalankan pemerintahan di Halsel dengan efektif. Ide dan masukan dari masyarakat Halsel untuk mendapatkan birokrat yang ideal sangat saya harapkan. Saya tunggu ide dan masukan Anda!!

Labuha, 10 Juni 2008

Muhammad Kasuba

Comments

42 Responses to “Dicari: Birokrat Ideal”

  1. Ibrahim Husen
    June 12th, 2008 @ 2:51 am

    PNS di Maluku Utara memang terkenal dengan kemalasan dan ketidapeduliannya di antara PNS se-Indonesia. Maunya dapat banyak dan cepat, tetapi kurang inisiatif, kurang kreatif dan tidak mau kerja keras.

    Untuk daerah-daerah baru bagusnya memang diberikan kesempatan untuk mengangkat pejabat-pejabat eselon II dan III bukan hanya dari kalangan PNS saja, tetapi juga dari berbagai unsur masyarakat lain, yang bisa dipercaya untuk menjalankan amanah memulai pembangunan daerah yang terstruktur dan terencana. Jika Presiden bisa memilih menterinya dari berbagai kalangan, mengapa Gubernur dan Bupati tidak bisa?

    Sayangnya perundang-undangan di Indonesia ini masih memberi kesempatan kepada PNS untuk memonopoli jabatan-jabatan di pemerintahan. PP 41 th. 2007 malah menyempitkan kesempatan unsur luar PNS untuk berkarya di pemerintahan daerah, dengan menetapkan bahwa staf ahli harus berasal dari PNS. Maka harus ada upaya untuk mengubah perundang-undangan tersebut agar bisa fleksibel merekrut berbagai macam unsur untuk berkontribusi membangun daerah melalui pemerintahan.

  2. Takdir Arief
    June 20th, 2008 @ 2:56 am

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu…..
    Bapak Bupati Yang saya Hormati..
    saya Mahasiswa utusan Daerah Dari Halmahera Selatan Di INSTITUT PERTANIAN BOGOR (IPB)….saya sangat sengan dengan adanya situs resmi KAB.HAL-SEL ini.saya bisa mengetahui informasi dari situs ini…Bapak saya ingin memberitahukan tentang keadaan kami di sini,kami dari HAL-SEL ada Delapan Orang di IPB..dan sekarnag Insya Allah Akan masuk tahun kedua..kalau bisa Bapak membuat situs untuk Anak-anak yang mendapat beasiswa dari PEMDA agar dapat memberitahukan keadaan kami..dan kami juga ingin memberikan saran & Keluhan kami kepada PEMDA yang bertanggungjawab penuh terhadap kami….
    Terima Kasih Bapak..
    Doakan kami terus supaya bisa sukses dan pulang membangun Kabupaten yang tercinta HALAMHERA SELATAN….
    Wassalamualaikum….Warahmatullahi Wabarakatu…..

  3. Bupati Halsel
    June 27th, 2008 @ 7:20 am

    Ananda Takdir,

    terima kasih atas kunjungannya ke website ini. Insya Allah akan saya bicarakan dengan admin website tentang kemungkinan membuat situs tersendiri untuk Ananda dan teman-teman yang sedang menuntut ilmu di Bogor dan tempat-tempat yang lain. Tolong berikan masukan mengenai informasi yang akan disampaikan di website tersebut, untuk masukan dalam mendesain websitenya.

    Selain ananda di Bogor, saya kira juga mahasiswa utusan Pemkab Halsel di tempat lain seperti Yogya, mungkin mereka juga bisa dihubungi untuk mengisi website tersebut, yg bisa dimanfaatkan untuk mengirimkan laporan studi dan sebagainya ke Halsel.

    Saran saya, untuk tahap awal ananda dan teman-teman bisa memanfaatkan fasilitas weblog di blogspot, multiply atau wordpress untuk menyampaikan informasi terkini mengenai keadaan dan studi ananda di Bogor, yang akan saya pasang linknya di website ini. Setelah itu nanti kita lihat apakah perlu website khusus untuk interaksi antara mahasiswa Halsel dan Pemkab Halsel.

    Semoga ananda dan kawan-kawan di Bogor selalu diberi kemudahan dan keberkahan dalam menuntut ilmu di sana dan dapat memanfaatkannya nanti untuk kemajuan Halsel.

  4. Webmaster www.halselkab.go.id
    June 27th, 2008 @ 7:26 am

    Untuk permintaan saudaraku takdir insya Allah kita di tim web akan siap menyediakan, kita tunggu intruksi dari Bapak Bupati.

  5. bangpay
    June 28th, 2008 @ 6:07 am

    semoga pak bupati senantiasa istiqomah karena amanah rakyat halsel ada di pundak bapak. Indonesia boleh berbangga!

    —sesama blogger, saya sangat hormat dengan bupati yang nge-blog—

    :)

  6. Bupati Halsel
    June 29th, 2008 @ 1:52 am

    Bang Pay, terima kasih atas kunjungan dan pemberian semangatnya.

    Mohon doanya selalu agar saya dan teman-teman yang mendapat amanah pemerintahan di Halmahera Selatan dapat menjalankannya dengan baik.

  7. Tedy Valens Silape
    June 30th, 2008 @ 11:44 am

    Selamat pagi Bapak Muhammad Kasuba, MA Bupati Halmahera Selatan…

    Saya Tedy Valens Silape, SE, dengan Indeks Kumulatif 3,73 lulusan terbaik salah satu perguruan tinggi Terakreditasi di Sulawesi Utara adalah asli putra daerah Halmahera Selatan. Asal saya dari desa Anggai (dulu sebelum konflik) sekarang jadi Hall Mangga. Saya banyak membaca tentang Visi dan Misi Bapak di Website untuk membangun Halsel tentunya dan saya yakin tepat sekali dengan apa yang dicapai oleh Bapak. Saya juga punya keinginan dan kerinduan untuk pulang dan membangun Halsel lewat dunia pendidikan. Saya suka kembali untuk membangun dan juga punya keinginan untuk melanjutkan studi dijenjang S2 tapi yang menjadi kendali adalah dana. Saya banyak mendengar berita dari Halsel bahwa ada beasiswa untuk putra daerah untuk melanjutkan studi dengan demikian saya mohon bantuan Bapak Bupati bisa membantu saya untuk melanjutkan studi..harapan saya semoga Bapak Bupati bisa membantu saya…berikut alamat saya di Manado: Jl. Sea Perum Bangun Indah Celebes Blok C-7 Malalayang 1 Barat Manado SULUT (nomor HP saya 081356308443)

    Hormat saya, Tedy Valens Silape, SE.

  8. zarnawi
    July 7th, 2008 @ 11:56 am

    Maaf, Pa bupati masukan saya koq blom ditanggapi lagi sibuk ya pa?

  9. zarnawi
    July 7th, 2008 @ 12:14 pm

    Maaf lagi nich pa, saya salah coment seharusnya tanggapan saya ke tulisan Bapak tentang “Dicari Birokrat Ideal” tapi comentnya ada di “BUMDes Untuk Membentuk Tata Niaga Hasil Bumi yang Adil di Desa” harap maklum pa…

  10. Bupati Halsel
    July 9th, 2008 @ 6:45 am

    Saudara Tedy,

    terima kasih atas kunjungan dan komentarnya di blog ini. Mohon maaf kalau agak lambat membalas komennya, karena kesibukan saya akhir-akhir ini. Saya sangat gembira kalau saudara Tedy ingin mengabdi di bidang pendidikan di Halmahera Selatan, karena menumbuhkan SDM yang berpendidikan haruslah dilakukan oleh Halmahera Selatan secara serius untuk mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

    mengenai keinginan saudara Tedy untuk mendapatkan beasiswa s-2, saya sampaikan bahwa memang ada program pemberian beasiswa s-2 di Halsel, tapi sementara ini memang diberikan untuk orang yang bekerja di Halsel, dan dilakukan melalui seleksi oleh Pemkab Halsel.

    saya menyarankan agar saudara Tedy kembali dulu ke Halsel dan bekerja di sini, bagusnya lagi kalau bisa mengabdi di lingkungan Pemkab Halsel, agar nanti lebih mudah mengikuti seleksi program S-2 yang diadakan Pemkab Halsel. Saat ini Pemkab Halsel memberikan beasiswa kepada PNS untuk mengikuti program s-2 ilmu pemerintahan, dan insya Allah ke depan akan terbuka kesempatan untuk mengikuti program s-2 di bidang study yang lain.

    saya tunggu kedatangannya di Halsel.

  11. Bupati Halsel
    July 9th, 2008 @ 6:51 am

    Saudara Zarnawi,

    mohon maaf saya belum membalas komen anda. Kebetulan saya baru pulang dari perjalanan dinas panjang dan sempat sakit beberapa hari. Saya sedang membaca komen saudara Zarnawi yang cukup panjang yang telah diprint, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa memberikan komentar balik yang argumentatif juga.

    mohon bersabar menunggu komentarbalik saya. Jika ada kesempatan ke Halsel silahkan mengunjungi saya untuk berdiskusi, baik di kediaman maupun di kantor.

  12. Zarnawi
    July 9th, 2008 @ 9:46 pm

    Alhamdulillah and thank you so much, You have read my coment. In my few, I want to send my coment to you in a formal letter becouse it is too long, but I affraid you dont receive my coment so I send it into your website. I am still waiting your argumentative coment. And Insya Allah I am as: “ANAK BAPAK YANG TERLUPAKAN” will go to South Halmahera to meet you. I hope you always healthy and having succses as The Leader of South Halmahera Goverment,Amin.Salam buat kakak saya Iksan Subur, Syukron katsiran…Pa.

  13. Salim Ahmad Ways
    July 13th, 2008 @ 11:32 pm

    Saya Putera Halmahera Selatan sementara konsen dengan Konsultan Manajemen PNPM Mandiri Perdesaan di Maluku Utara.
    Saya sangat salut dan apresiasi terhadap bapak Bupati yang sangat respek dengan program-program yang sangat menyentuh masyarakat kampung (Pengobatan gratis, pendidikan gratis, ADD, dan sharing pnpm mp). Mengenai ADD saya tawarkan bagaimana kalo mekanismenya disinersigiskan dengan PNPM Mandidiri Perdesaan (PNPM MP). Kan PNPM sudah eksis 10 tahun di halsel dan cukup sukses di sana. Kami siap menawarkan konsepnya. Kami optimis karena kami memiliki jaringan fasilitator sampai ke desa dan dusun.
    Kalo ini bisa jalan, saya yakin insya Allah apa yang bapak gagas tentang BUMDes pun akan sukses. Sukses selalu buat Bapak.

  14. Bupati Halsel
    July 17th, 2008 @ 5:40 pm

    Saudara Zarnawi,

    Mohon maaf atas respon saya yang lambat terhadap komentar terhadap blog “Dicari: Birokrat Ideal” yang ditulis di blog BUMDes. Saya dan teman-teman di lingkungan Pemkab Halsel pekan lalu membahas APBD Perubahan tahun 2008 secara marathon, mulai hari Jum’at sampai Senin kemarin, dari Kantor Bupati, kemudian dalam perjalanan ke Obi, Jikodolong, Nusa Ra, kembali ke kantor Bupati, kemudian ke Sagawele dan Ternate.

    Pembahasan tersebut untuk saya sekaligus menjadi ajang fit and proper test bagi pejabat Pemkab Halsel seperti yang saya sampaikan dalam blog ini, karena dalam kesempatan tersebut saya bisa menilai kapasitas seorang pejabat melalui presentasi yang dilakukannya kepada peserta rapat pembahasan tersebut.

    Terkait beberapa masukan dari Saudara, saya mengucapkan terima kasih banyak atas ide-idenya yang cerdas. Saya merasa sangat perlunya Halmahera Selatan untuk memiliki birokrat seperti Saudara Zarnawi, yang kritis dan memiliki ide-ide segar untuk membangun daerah, yang tentunya diharapkan juga memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

    Mengenai ULP, saya melihat selama SKPD yang ada sibuk sekali mengurusi proyek, karena melalui proyek itulah mereka mencari penghasilan tambahan, dan kesibukan mereka di situ kemudian membuat mereka mengabaikan tupoksinya. Apakah mengurusi proyek bukan tupoksi? Ada anekdot yang sering saya dengar dari teman-teman yang mengatakan bahwa Dinas Pemerintah mengurusi semuanya kecuali tupoksinya. Yang dimaksud dengan semuanya adalah proyek-proyek yang bisa dia atur agar mendapatkan fee-nya, karena itu dia lebih senang berkutat di situ daripada mengurusi program yang kurang membawa hasil kepada dirinya.

    Contohnya di Diknas. Semua di sana getol sekali ketika mengurusi proyek pembangunan sekolah, pengadaan meubelair dan lainnya yang bisa menghasilkan tambahan cepat. Tetapi ketika ditanya bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan, apakah semua sekolah di Halsel sudah ada gurunya dan sebagainya, malah tidak bisa menjawab dengan baik. Ada yang saya minta membuat program kelas unggulan, tetapi yang dilakukan adalah membangun gedung asrama dulu, padahal yang diharapkan adalah bagaimana dia bisa memulai program tersebut dengan menyiapkan guru yang berkualitas, memilih murid-murid yang bisa dimasukkan ke dalam program tersebut dan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan. Akhirnya setelah gedungnya selesai malah tidak bisa segera dimanfaatkan, karena tidak ada program yang disiapkan untuk pemanfaatannya. Demikian juga dengan yang lain, karena itu saya memutuskan agar ada satu unit kerja yang meng-handle seluruh proses pelelangan proyek, sehingga dinas dan badan bisa konsentrasi mengurus tupoksinya. Dan sebetulnya dengan itu saya bisa melihat dengan jelas mana yang kepala dinas dan badan yang inovatif dan kreatif dalam merancang dan melaksanakan ketika pengurusan proyek diambil darinya.

    Masalah standarisasi harga barang dan jasa memang merupakan isu penting yang perlu diberikan solusinya. Saya sendiri sudah menugaskan dinas terkait untuk membuat standar harga barang dan jasa yang diadakan Pemkab Halsel, yang kemudian dijadikan acuan dalam pelelangan proyek oleh ULP. Mudah-mudahan standar harga barang dan jasa yang berdasarkan survey yang akurat bisa terwujud secepatnya.

    Untuk Pelayanan Satu Atap, intinya adalah bagaimana kita memberikan pelayanan yang baik dan cepat kepada masyarakat yang membutuhkannya. Apalagi Halsel ingin mendorong investasi eksternal baik luar daerah maupun luar negeri untuk lebih menggairahkan perekonomian. Tetapi tentunya semua harus dilakukan dengan mekanisme yang benar, dan memiliki standar pelayanan yang baku. Saat ini yang baru memiliki SPM (Standar Pelayanan Minimal) baru RSUD dan Dinas Kesehatan, dan pada kesempatan pembahasan anggaran perubahan kemarin saya meminta SKPD yang lain juga memilikinya, agar dapat menjadi dasar penetapan dan evaluasi kinerja masing-masing. Para kepala SKPD pun pada awal tahun ini juga saya minta untuk menandatangani kontrak kinerja, sehingga mereka bisa berkomitmen untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

    Itu mungkin yang dapat saya sampaikan kepada Saudara Zarnawi menanggapi masukan-masukan yang diberikan. Insya Allah kita bisa diskusi lebih lanjut di kesempatan berikutnya.

  15. zarnawi
    August 8th, 2008 @ 8:02 pm

    Alhamdulillah dan terima kasih pa Bupati sudah membalas komen saya, saya tidak menyangka kalau masukan saya mendapat apresiasi yang luar biasa. Sebagai informasi ketika Bapak beserta jajarannya ke Obi sekaligus membahas APBDP Halsel2008 saya juga saat itu bersama-sama Bapak ke Obi-trus ke Bacan, ke Kayoa hingga menuju ke Ternate dan saya juga mendampingi Bapak ke Bandara sewaktu ke Jakarta itu. Saya memang sengaja belum menanyakan koment balik Bapak atas komentar saya karna saya pikir Bapak lagi sibuk bersama jajarannya membahas APBDP Halsel 2008. Tetapi hal yang paling penting bagi saya adalah saya sudah bertemu Bapak dan sudah melihat sejauhmana otoaktifitas Bapak beserta jajarannya yang betul-betul menggunakan waktu perjalanan dinas ke kecamatan Obi, Bacan dan kayoa secara efektif dan efisien sehingga APBDP Halsel 2008 dapat diajukan tepat waktu ke DPRD. Semua komentar balik Bapak sudah saya pahami dan saya kira kebijakan dan strategi Bapak untuk bisa menemukan birokrat ideal dilingkup Pemerintahan Halsel dalam pandangan saya sudah berada pada Track Record yang baik dan benar. Mudah-Mudahan Bapak beserta jajarannya sukses selalu dan saya senantiasa mendukung kebijakan Bapak yang sangat pro kepada masyarakat.

  16. zarnawi
    August 12th, 2008 @ 11:46 pm

    Terima kasih atas penjelasan Bapak Bupati terkait dengan beberapa masukan saya atas komentar Bapak Bupati dalam blog: “Dicari Birokrat Ideal”. Mohon Maaf saya baru membaca komentar balik Bapak Bupati tersebut 2 hari terakhir ini, karena saya beberapa minggu terakhir di bulan Juli 2008 banyak kesibukan selaku Sekretaris Kontingen Kota Ternate pada penyelenggaraan POPDA IV Provinsi Maluku Utara di Kota Tidore Kepulauan selama 7 hari sejak tanggal 21 s.d 31 Juli 2008. Alhamdulilah Kontingen Kota Ternate mampu meraih Juara Umum ke-2 POPDA IV dengan meraih 16 medali emas, 18 perak dan 13 medali perunggu. Setelah kembali dari POPDA saya harus berkonsentrasi untuk menyiapkan Laporan Pencapaian Prestasi Kontingen Kota Ternate pada penyelenggaraan POPDA IV untuk selanjutnya disampaikan kepada Bapak Walikota Ternate setelah itu saya kemudian berkonsentrasi selaku Panitia Pelaksanan Kegiatan Olah Raga menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 63 tahun 2008 dan baru 2 hari terakhir ini saya dalam situasi all out mengurus proses mutasi saya ke Halsel dan di sela-sela kesibukan saya tersebut saya baru berkesempatan jalan-jalan ke Chamber internet Cage di Takoma dan membaca komentar balik dari Bapak Bupati.
    Setelah membaca penjelasan Bapak Bupati, Saya mendapat kesimpulan bahwa salah satu persoalan mendasar yang Bapak Bupati hadapi adalah masih adanya birokrat dilingkup Pemerintah Halsel yang berpikir pragmatis dan tidak memiliki visi dan misi yang jelas dalam mengemban jabatannya sehingga mereka belum mampu mewujudkan harapan Bapak Bupati melalui implementasi kebijakan strategis daerah berdasarkan skala prioritas. Walhasil, yang mereka kejar hanya bagaimana men-desain proyek-proyek fisik doank, sehingga dapat mendatangkan fee proyek lebih cepat, nauzubillah min zalik!!!. Saya setuju kalau kultur birokrasi seperti ini harus dibabat habis dilingkup Pemerintah Kabupaten Halsel. Dengan harapan semoga Bapak Bupati tidak tebang pilih dalam memperbaiki kinerja birokrasinya.
    Menyangkut dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) insya Allah ketika saya sudah bekerja di Halsel saya akan mencoba mempelajari SPM-nya RSUD dan Dinas Kesehatan dan selanjutnya membantu beberapa SKPD dalam menyusun SPM-nya berdasarkan tupoksi masing-masing SKPD untuk digunakan oleh Bapak Bupati dalam mengevaluasi kinerja pejabatnya. Dengan demikian intensif beban kerja yang diberikan Daerah kepada para pejabat Halsel tidak mubazzir. Sebagai informasi, saya mungkin satu-satunya PNS dilingkup Pemerintah Kota Ternate yang mampu membuat Raport Staf per bulan tentang apa yang telah saya kerjakan sesuai tugas pokok serta mengukur volume, waktu dan biaya yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas-tugas saya setiap bulan. Raport Staf dimaksud dalam pandangan saya pasti memiliki korelasi dengan SPM. Dengan demikian kinerja saya bisa terukur, akurat dan dapat dipertangungjawabkan. Demikian, terima kasih Bapak Bupati.

  17. Takdir Arief
    August 24th, 2008 @ 10:16 pm

    Assalamualaikum..
    Bapak Bupati yang saya hormati..
    terima kasih telah menerima saran saya..
    saya ingin memberikan keluhan kami tentang dinas yang mengurus keuangan kami di IPB.
    Bapak kami sekarang sampai bulan Agustus belum menerima uang makan kami dan itu dari bulan Juli sampai Agustus jadi sudah dua bulan uang makan kita belum di kirim…
    kami sudah berusaha menghubungi dinas yang terkait untuk segera mengirim tapi no hp selalu tidak aktif…
    kami berharap bapak bisa membantu kami untuk memproses Hal ini …
    sekarang kami sudah masuk tahun ke 2 di IPB…
    sekali lagi saya ucapkan terima kasih telah membuat website Halmahera Selatan..dan itu sangat membantu kami untuk mengetahui informasi dan bisa masukan keluhan kami yang berada di luar kabupaten atau lagi menuntut ilmu jawa..
    sebelumnya saya minta maaf Bapak Bupati.
    saya mempersembahkan sebuah Kreatifitas saya untuk Kabupaten Tercinta .saya suda membuat lagu untuk Halmahera Selatan.
    judulnya MY HAL-SEL & HAPPY BRITHDAY MY HAL-SEL.
    Kalau Bapak Berkenan Untuk Mendengarnya
    untuk MY HAL-SEL ini Alamatnya

    http://www.4shared.com/file/60255719/40ebcadb/05_Atha_Bachans_-_my_hal-sel.html

    untuk HAPPY BRITDAY MY HAL-SEL

    http://www.4shared.com/file/57071010/cf3a38ab/03_Atha_Bachans_-_Happy_Brithday_My_Hal-Sel.html

    saya minta maaf sebesar-besarnya bila ada kata-kata yang kurang sopan…

    no hp saya Pa :
    081213015641

    Terima Kasih
    Takdir.Arief

    Wassalamualaikum….Wr…Wb

  18. Takdir Arief
    September 2nd, 2008 @ 11:58 pm

    Assalamualaikum…Wr…Wb…
    Bapak Bupati Yang saya hormati.
    saya ingin masukan keluhan kami di sini terhadap dinas terkait yang mengurus keuangan kami di sini(IPB BOGOR).
    kami sudah 3 bulan belum di kirimkan uang makan kami..dan sekarang sudah Bulan Suci Ramadhan dan kita sudah tidak punya uang lagi.
    kami ingin dari Bapak Bupati Untuk mentindak lanjuti masalah ini..
    kami akan tetap semangat untuk belajar lebih semangat lagi…
    Terima Kasih..

    Wassalamualaikum.

    Takdir.Arief

  19. takdir Arief
    September 4th, 2008 @ 8:18 pm

    Bapak Bupati Uang kita Udah Di kirim kami terima Tanggal 4 september….

    Terima Kasih

  20. Takdir Arief
    September 27th, 2008 @ 7:23 pm

    Assalamualaikum….Wr…Wb
    Saya Atas nama Teman-teman Yang Mendapat Beasiswa Di IPB MEngucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1429 H,Semoga Amal Ibadah Bapak Bupati Di Terima Di SisiNYA,,dan Semoga ALLAH Memberikan Kemudahan KEpada Bapak Bupati Dalam MEmbangun Halmahera Selatan Lebih Maju DAn BAik lagi…

    Wassalamualaikum…Wr…Wb…

  21. Takdir Arief
    September 27th, 2008 @ 7:58 pm

    Assalamualaikum…Wr….Wb…
    Saya Atas Nama Teman-Teman Dari IPB MEngucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H,,,,Minal Aidin walfaizin Mohon maaf lahir dan batin…
    maafkan kami bila kami ada salah kepada bapak Bupati….

    wassalamualaikum..

  22. Nasir Hi. Abdulla
    October 8th, 2008 @ 10:15 am

    Bapak Bupati Yang terhormat…..
    Kapan SK CPNSD Halsel di terbitkan..???
    kami sudah lama menunggu, sampai sekarang kok belum juga ada jawaban yang pasti….
    Kapan bisa kami terima SK Kami…???

  23. Fadli
    October 8th, 2008 @ 10:18 am

    Assalamualaikum…. Wr…Wb..!
    Bapak Bupati yang terhormat, kami ingin bertanya…:
    1. Kapan SK CPNSD Di terbitkan
    2. Segera me-Nonjob-kan Kabag kepegawaian dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan PA=ariwisata

    Terima Kasih……
    Wassalam…

  24. Nasir
    October 8th, 2008 @ 1:36 pm

    Assalamualaikum….Wr…Wb…!
    Bapak Bupati Yang terhormat….
    Kapan SK CPNSD Diterbitkan….?
    kami sudah lama menunggu, namun sampai sekarang tak kunjung tiba……

    Terima Kasih…
    Wassalam

  25. asmaulhusna
    November 14th, 2008 @ 4:03 pm

    Ass. WR. Wb Bapak Bupati yang terhormat syukur kepada Allah dengan adanya blog ini kami masyarakat Halsel dapat menyalurkan aspirasi dan keluhan kepada bapak selaku bupati tanpa harus melalui proosedur birokrasi yang tentunya sangat menyulitkan kami rakyat kecil. saya punya keluhan mengenai penerimaan CPNS. saya adalah seorang mahasiswa fakultas ekonomi dari sebuah universitas swasta di makassar. sudah 3 thn lulus tapi smpai dengan saat ini saya belum mendaat pekerjaan. kedua orangtua saya sangat menginginkan saya dapat menjadi pns, tapi karena ketentuan dlm cpns hanya menerima sarjana dengan ipk 2,75 sedangkan ipk saya hanya 2.54. Betapa sedihnya saya pak, karena tidak bisa membahagiakan kedua orangtua yang sudah bersusah payah menyeklahkan saya. betapa sedihnya saya karena tidak bisa memberikan kebanggaan kepada orangtua. saya mohon kepada bapak untuk bisa menurunkan standart ipk tolong saya pak…mungkin juga ada banyak anak2 halsel yang punya masalah yang sama seperti saya. Bukankah dengan adanya test masuk pns sudah merupakan jalan untuk menenmukan calon2 pns yang berkualitas? bukankah bapak sudah melihat sendiri kenyataan di lapangan bahwa ipk bagus ( mereka yang mnjd pns terseleksi otomatis mempunyai ipk yang sesuai standart)saja tidak menjamin apakah individu tsb dapat bekerja.artinya kalau seluruh pns HALSEL sudah memenuhi standart maka bapak tidak mungkin lagi menulis tentang ” dicari : birokrat ideal” bukan ????. Tolonglah saya pak…. saya mampu menjadi pegawai yan bisa memajukan daerah asalkan di beri kesempatan.

  26. Takdir Arief
    November 15th, 2008 @ 6:35 pm

    Assalamualikum…wr….wb…
    Bapak Bupati Yang saya hormati….
    saya dan teman-teman di Bogor ingin memberitahukan tentang masalah keuangan kami di Bogor…kami semua sudah sepakat ingin buat proposal untuk meminta PEMDA HAL-SEL berkenan untuk menaikan Biaya Hidup kami..sekarang bahan-bahan dasar dan BBM udah naik jadi kami di sini kesulitan untuk berporos pada Biaya yang Rp.650.000/bulan…kami semua kan berasal dari keluarga tidak mampu,jadi untuk tiap bulan dikirm juga tidak seberapa…
    kami 8 Insan memohon kepada Bapak Bupati Untuk berkenan setulus hati untuk bisa pertimbangkan untuk menaikan BIAYA HIDUP KAMI di IPB…
    kami juga ada keluhan untuk masalah pengiriman UANGnya.kemarin pengiriman Uang Kami terlambat sampai 2 bulan untung saja ada teman yang mau meminjamkan uang jadi kami masih bisa bertahan.jadi kami berharap untuk pengiriman uang yang berikutnya bisa tepat waktunya..
    kiranya bapak bisa memerintahkan pihak terkait untuk bisa menerima keluhan kami ini..dan kami akan buat proposalnya..Insaya ALLAH

    saya atas nama teman-teman di Bogor meminta maaf kalau ada kesalahan yang tertulis ataupun secara lisan..

    doakan kami agar selalu sehat dan semangat…

    WAssalamualaikum…Wr…Wb….

    Takdir & teman-teman di IPB

  27. Rusli
    November 18th, 2008 @ 3:49 pm

    ASS. WR….. WB

    Bapak Bupati yang terhormat….
    saya ingin ucapkan syukur alhamdulilah karena sudah adanya blog untuk kabupaten tercinta halmahera selatan. saya adalah seorang mahasiswa fakultas tehnik informatika di Stmik AMIKOM yogyakarta….

    mau menyampaikan kekurangan yang ada pada IPTEK di sana…..

    kemarin saya sebagai panitia pendaftaran mahasiswa baru di Amikom jogja… ada banyak anak-anak dari labuha yang ingin masuk ke jurusan informatika banyak yang ngak lulus.

    ini disebabkan karena apa..ya?

    apakah kurangnya ilmu tentang komputer di sana
    ataukah malasnya siswa yang ngak mau belajar..

    jadi saran saya di sini tolong buat bapak bupati. agar memperhatikan pendidikan di halmahera selatan khususnya pada ilmu komputer karena kemajuan ilmu teknologi sangat di butuhkan
    apalagi untuk kabupaten yang baru berkembang seperti halmahera selatan.. agar masyrakat di sana tidak lagi ketinggalan informasi..

    terima kasih..

  28. Maftuch Iskandar Alam
    November 25th, 2008 @ 9:47 pm

    Assalamualaikum wr.wr.
    Bapak Bupati yang terhormat,
    Saya selaku warga halmahera selatan dan sebagai seorang PNS dalam lingkungan Pemerintah Daerah Halmahera Selatan ingin menanyakan tentang beasiswa PNS apakah masih ada peluang buat saya untuk mendapatkannya dan apa persyaratan yang harus saya penuhi.
    Demikian apa yang saya tanyakan dan semoga dengan perpanjangan tangan dan bantuan bapak bupati, dapat membantu meringankan perkuliahan saya.
    Wassalam

  29. Maftuch Iskandar Alam
    November 27th, 2008 @ 4:59 am

    Assalamualaikum.Wr.WB
    Bapak Bupati yang saya banggakan.
    Saya sangat-sangat mendukung semua kebijakan pemerintah kabupaten halmahera selatan yang berorientasi penuh pada peningkatan sumberdaya masyarakat yang diimplementasikan dalam bentuk pendidikan dan kesehatan gratis.
    Dalam hal pembanguna fisik, semua proyek dalam APBD merata kesemua kecamatan dan desa-desa dala wilayah kabupaten halmahera selatan walaupun ada beberapa yang belum terakomodir tetapi pasti terealisasi dalam proyek 2x APBD tahun berikutnya.
    Dalam hal peningkatan sumberdaya aparatur, belum dirasakan adanya peningkatan yang signifikan dari segi teknis karena saya melihat masih di fokuskan dapa sisi pemerintahan, ekonomi dan hukum. Kalau kita melihat dari potensi sumberdaya alam di kabupaten halmahera selatan, sumber-sumber PAD sangat besar dapat di berikan dari sektor ; perikanan, pertanian, perkebunan, kehutanan, pertambangan dan perhubungan. Peningkatan sumberdaya aparatur instansi teknis terkait masih jauh dari perhatian pemerintah kabupaten halmahera selatan sehingga banyak sektor-sektor sumber PAD yang dirasakan hilang dan tidak jelas masuk kemana dan pertanggung jawabannya juga banyak tidak jelas.
    Apabila staff instansi teknis tersebut diatas di kirim oleh pemerintah kabupaten halmahera selatan untuk mengikuti pendidikan S2 serta diklat teknis terkait melalui seleksi yang ketat dan penilaian jangan KKN untuk kelulusan, akan mendapatkan birokrasi yang ideal di masa depan yang sangat membantu kinerja bapak bupati.
    Selama saya menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, saya memperhatikan da

  30. Maftuch Iskandar Alam
    November 27th, 2008 @ 5:47 am

    Assalamualaikum.Wr.Wb.
    Pak Bupati yang saya banggakan,
    Selama saya menjadi PNS di lingkungan Pemda Halsel dan sebelumnya saya menjadi pegawai kontrak di distamben provinsi maluku utara selama 1 tahun, saya melihat dan memperhatikan bahwasannya hampir semua PNS yang baru masuk sebagai PNS hanya berorientasi pada proyek dan dana-dana rutin tanpa memikirkan apa yang mereka kerjakan dan berikan pada daerah, maka sering terjadi saling marah, iri, dengki, menyakiti, memfitnah, dll yang sangat tidak baik kalau di lihat dan sangat jelas. Kalau mereka bekerja dan berbuat pada daerah, insya allah akan mendapatkan pahala dan juga rejeki karena telah membantu masyarakat dan pemerintah daerah.
    Ma’af, dalam hal tersebut diatas dapat di simpulkan bahwasannya moral PNS yang baru masuk perlu di didik oleh seniornya atau atasannya lansung. Akan tetapi, kalau moral atasannya juga tidak baik, maka akan hancur dinas tersebut.
    Oleh karena itu, dalam hal mencari birokrat yang ideal, penilaian dan pendidikan moral perlu di perhatikan sebagai penilaian bapak bupati dalam memilih pejabat yang akan menduduki jabatan kepala dinas.
    Dalam era keterbukaan sekarang ini, banyak cara untuk mendapatkan dan mencari birokrat yang ideal untuk menduduki satu jabatan kepala dinas sesuai dengan keahliannya. misalkan, bapak bupati meminta bantuan kepada instansi teknis di departemen untuk mengutus salah satu pejabat untuk menjabat sebagai kepala dinas di instansi terkait serta mempunyai tugas mendidik staff dan mempersiapkan kader pejabat yang akan menggantikannya dan begitupun selanjutnya sehingga terjadi sebuah mekanisme kerja yang sistimatis dan terarah untuk kemajuan bersama suatu instansi/dinas pada khususnya dan pemerintah daerah pada umumnya.
    Seorang pejabat yang ideal harus memiliki moral yang baik serta akhlak yang baik pula sehingga dapat memberikan contoh suri tauladan kepada bawahannya, melakukan pengkaderan dalam jabatan serta menjadi pendidik yang baik, memberikan contoh dalam melaksanakan pekerjaan harus sesuai dengan tupoksi serta saling menghormati dan menghargai antara atasan dan bawahan serta bekerja harus sesuai dengan mekanisme dalam satu struktur dinas, dll..
    Seorang pejabat juga harus melaksanakan dan menjalankan visi dan misi pemerinta daerah yang diinterpretasikan dalam bentuk proyek APBD dinas tersebut dan juga sebagai perpanjangan tangan bupati dalam melaksanakan kebijakan – kebijakan bupati terhadap masyarakat.
    Alangkah indahnya dan bersahaja pemerintah kabupaten halmahera selatan apabila telah mendapatkan birokrat ideal yang memiliki moral serta akhlak yang baik, insya ALLAH pemerintah kabupaten halmahera selatan akan mendapatkan rakhmat dan barokan dari ALLAH SWT. amiiiin.
    Wassalam

  31. Anas
    December 11th, 2008 @ 4:25 pm

    Assalamualaikum, Pa Bupati
    salah satu keunggualan yang dimiliki halsel adalah pada sektor pariwisata hal ini tidak berlebihan dan memang sesuai fakta tapi maaf pa, dalam kebijakan belum nampak ada hal yang berarti bagi sektor yang kini tengah menjadi sektor utama penggerak ekonomi global terutama, bagian dari ikhtiar kita terhadap hadirnya mega trend abad 21 dengan sutainable development tourismnya kebutulan semua ini dimiliki halsel,persoalannya bagaimana membuat kemasan paeriwisata yang ramah sariyah itu yang harus menjadi semangat, karena tidak semua atraksi wisata identik dengan maksiat peroalanya harus ada dukungan aparatur yang mamapu menerjemahkan konsep ini pak….kalo bapak punya waktu coba pak tengok beberapa negara bagian di malaysia yang menerpakan konsep sariyah tapi sektor pariwisata menjadi liding sektor penggerak ekonomi setempat ini bisa menjadi model dalam membangun pariwisata halsel , satu hal penting lainnya tidak semua segmen pasar wisata menyukai hal hal yang berbau maksiat jadi sudah saatnya harus ada unit teknis yang mengelolah ini secara lebih proporsional dan prfesional,wassalam……
    hormat saya

    Anas

  32. mrsaleems
    December 14th, 2008 @ 10:51 pm

    Saya sangat setuju dengan kebijakan bapak, tapi memang mencari sosok birokrasi yang ideal adalah gampang-gampang susah. Wong model perekrutan PNS aja seperti memilih kucing dalam karung.
    Kenapa sih tidak pake cara perekrutan model swasta (perusahaan)? So pasti akan lebih profesional.
    Mengenai sosok pejabat eselon, saya setuju dengan bapak tentang fit and proper test, tapi jangan lupa perlu digodok model pesantren kilat. karena banyak pejabat kita udah terkontaminasi penyakit corrupt. Dan yang terakhir jangan terlalu memberikan kesempatan kepada para pejabat untuk sering ke Jakarta. Karena selain menghamburkan uang rakyat, juga disana banyak setan bergentayangan. Saya takut jangan sampai para pejabat kita juga ikut kesurupan.
    Maklumlah para pejabat kita kena penyakit sidrom baronda tara ada guna. mendingan dananya diberikan ke masyarakat untuk nambah ADD yang lebih bermanfaat.
    But, saya salut deh buat Bapak. Saya pikir ini sebuah langkah awal untuk memperbaiki biirokrasi kita yang ada di Halsel. Kapan lagi kalau bukan skarang dan siapa lagi kalo bukan bapak yang sementara menahkodai Bahtera Halsel.

    Terima Kasih atas tanggapannya dan Wassalam……….

  33. Hamba Allah
    August 16th, 2009 @ 10:51 pm

    assalamualaikum wr.wb.
    Bapak Bupati yang saya hormati dan yang saya banggakan, begini pak, saya cuman mau nanya ni pak. kira – kira pengangkatan PTT hal-sel ke DATA BASE masih ada nggak ? dan kalau masih ada kira – kira kapan ya.a.a.a.?
    terima kasih.

  34. Mohammad Syamsu Rahman
    September 8th, 2009 @ 12:18 pm

    Assalamualaikum Wr Wb
    Yth. Ustad Muhammad Kasuba
    > Mhn info rekrutmen CPNS & BUMD Pemkab Halmahera Selatan. Lulusan S-1
    > Univ.Negeri Jember Jatim, menikah, istri Eni Prihatini,S.Pd PNS Wakasek
    > SMAN Porong Sidoarjo Jatim (gol.3-d) tentunya nanti akan mengikuti saya.
    > Pengalaman 6 tahun marketing mobil baru,aktifis KAMMI,marketing PKPU Jatim(pernah sekantor dg Bp.Sufi, konon pulang kampung ke Maluku), BSMI Surabaya dll sbg referensi untuk memajukan Halmahera Selatan.
    > Saya bersedia di tempatkan di posisi yang diperlukan di mana saja, siap
    > bekerja keras & cerdas.
    > Terima kasih.
    > Wassalamualaikum Wr Wb
    > M. Syamsu Rahman, SE
    > 031-70981330/0811332720

  35. Angelschein
    September 27th, 2009 @ 4:45 pm

    I agree with u. I need to imedeatly add it in my RSS

  36. Aljufri. M.Hi. Mustafa
    December 10th, 2009 @ 2:35 pm

    Assalamualaikum Wr Wb

    bapak bupati yg saya hormati,,,
    saya bangga dengan kebijakan2 yg slama ini bpak terapkan di kabupaten tercinta ini. memang kita ketahui skrang keadaan keuangan kurang membaik tapi saya yakin bahwa dngan izin Allah. Swt kita dpat melewati msalah ini bersama. semoga Bpak selalu sukses dan maju terus amin…….
    Wassalamualaikum Wr Wb

  37. mrsaleems
    December 20th, 2009 @ 9:01 pm

    Birokrasi yang ideal??????
    gampang aja, cari aja yang ESQ-nya baik, smart, tidak korup, tidak KKN, tidak mementingkan kelompoknya, tidak malas, dan tidak macam-macam. Pasti banyak tuh di Halsel. Dan panggil aja para professional untuk menyeleksi pasti sukses. Bagaimana????????????

  38. zaldy Hamid Ksb.
    December 21st, 2009 @ 11:52 am

    Krisis yang menimpa bangsa kita memperlihatkan dengan jelas bahwa pemimpin – pemimpinkita kurang berpandanganjauh,sehingga setiap kaligantipemimpin diganti pula kebijakannya,akibatnya setiap periode kepemimpinan selalu mulai dari nol..harapan saya jgn sampai birokrasi halsel jg sprti itu.

  39. Jufiel
    December 21st, 2009 @ 6:58 pm

    Assalamulaikum…
    patut membemberikan apresiasi positif terhadap Bupati Muhammad Kasuba yang memberikan terobasan baru dalam rangka memberikan pelayan yang muda bagi masyarakat Halsel.
    dalam catata Bupati, ada tiga program penting yakni: Membentuk Unit Layanan Pengadaan (ULP)yang sejak beberapa tahun telah bekerja, sistem one stop service atau lebih populer dengan SIMTAP, serta Melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) bagi pejabat yang akan menduduki jabatan strategis.

    Namun sayangnya dari program ini nampaknya belum ditanggapi baik oleh bawahan Bupati, maka itu disarankan agar sebelum merealiasikan seluruh program ini, sebaiknya memberikan menseting watak bawahan yang masih menggunakan budaya birokarasi lama yang berbelit-berbelit, selain itu menurut saya kurang peran partai pengusung Bupati dalam hal mengambil kebijakan, sehingga itu program yang ditawarkan bisa berjalan efisen dan efekstif.. wasalam.. semoga tanggapan ini menjadi masukan yang ikut membangun Halsel ekdepan..

  40. Arfin
    January 7th, 2010 @ 10:38 pm

    Pak Bupati, program prioritas anda yg bertumpu pada bidang Kesehatan & Pendidikan dlm tataran wacana patut diapresiasi. Memang begitulah seharusnya grand design pembangunan yg cocok utk daerah semuda Halsel: Pelayanan kebutuhan dasar manusia. Masalahnya, birokrasi pelaksananya masih miskin visi & dedikasi.Pak Bupati, Birokrasi ibarat mesin dan anda adalah operatornya.Sepintar apapun operatornya, kalau mesinnya berkinerja buruk, hasilnya tdk maksimal (bahkan mungkin gagal). Dlm amatan saya, miskinnya visi & dedikasi birokrat bersumber dari ketiadaan contoh & teladan dari masing2 pimpinan unit kerja.Padahal, penggerak utama birokrasi adalah kemampuan atasan untuk konsisten terhadap aturan main (dlm hal ini adalah semua UU & produk hukum lainnya). Inkosistensi ini secara psikologis akan menyebabkan turunnya derajat penghormatan bawahan terhadap perintah atasan. Displin waktu, dedikasi, efisiensi, inovasi dan hal positif lainnya hanya berwujud kabut yg nantinya hilang ditiup angin ke-tidak konsisten-an dari pejabat eselon 2 dan 3.Ada kadis yg disiplin waktunya hanya berusia 1 minggu, selanjutnya kembali ke “cerita lama “, padahal ada anak buahnya yg tetap displin meski sang kadis masuk kerja jam 10. SIAPA YG SEBENARNYA YG PANTAS MENJADI KADIS ? Staf yg konsisten ataukah pejabat eselon yg tdk memiliki ketetapan hati ?

  41. Graal T.
    January 22nd, 2010 @ 12:50 pm

    Salam,
    Pak Bupati apa yang ada canangkan sungguh menarik. Namun, itu semua hanya pada tataran konseptual. Semua program atau kegiatan akan berjalan maksimal jika ditopang oleh anggaran yang cukup. Saya mau tanya, apakah Halsel memiliki anggaran/APBD yang memadai? Sebab, dengar-dengar APBD Halsel megalami defisit ya? Jangan-jangan anda dan kolega anda di daerah senang juga menikmati uang negara. Hati-hati kasus demonstarsi PTT menuntut pembayaram gajiyang tertunta di daerah Halsel sudah tercium oleh KPK. Hati-hati Pak Bupati Halsel!!!.

  42. dani
    March 3rd, 2010 @ 12:47 pm

    As wr wb
    Yth Bapak Bupati Hal-Sel
    Dalam mencari seorang birokrat menurut saya cukup sulit, hal ini dikarenakan karena moral para pegawai yang kurang baik, tetapi hal ini bisa dicari solusinya :
    1. Menempatkan seseorang pada porsinya sesuai basic pendidikannya
    2. Tidak mementingkan sesorang dari latar belakang sosialnya.
    3. membuat komitmen dengan SKPD tentang pembangunan di Hal-Sel
    4. Menindak tegas apabila, para pejabat melakukan kewenangangannya yg tidak sesuai berdasarkan jabatannya
    5. Memberdayakan putra daerah untuk dikader menjadi pegawai yang berprofesionalisme
    Sementara itu dulu masukan saya. thanks
    Dani Putra Halmahera Selatan

Leave a Reply